KERANJANG BAMBU COKUNDUL WARISAN YANG TERUS HIDUP SEJAK 1950
TokoKU-kopontrenNIBI.blogspot.com, Di Desa Cokundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, ada sebuah usaha kerajinan yang sudah berlangsung sejak tahun 1950. Usaha ini dimulai oleh Abdullah Rohmah, yang menciptakan keranjang bambu untuk menaruh kue dodol Cina dan daging kurban. Meski sederhana, keranjang-keranjang ini telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat.
Saat ini, usaha tersebut dilanjutkan oleh Enjang Sopian. Tidak hanya melanjutkan, Pak Enjang juga melibatkan banyak warga sekitar dalam proses pembuatannya. Masyarakat yang sudah diajarkan cara menganyam bambu, kini ikut serta dalam produksi keranjang ini. Bambu yang dianyam dengan rapi membentuk keranjang dalam berbagai ukuran, sesuai kebutuhan pemesan.
Keranjang bambu dari Cokundul ini telah dikenal hingga ke kota-kota besar seperti Jakarta, Tangerang, Bogor, Cianjur, dan juga di sekitar Sukabumi. Keberhasilan ini menunjukkan betapa kuatnya semangat kebersamaan warga dalam melestarikan usaha ini.
Pak Enjang berharap, kerajinan ini akan terus berlanjut di masa depan. Ia sudah mempersiapkan generasi penerus agar kerajinan keranjang bambu ini tetap hidup dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Cokundul dan sekitarnya. Kisah ini adalah bukti bahwa dengan kerja sama dan semangat untuk terus maju, tradisi dan usaha bisa terus berkembang dan memberi manfaat bagi banyak orang.
Keranjang bambu dari Cokundul bukan hanya produk kerajinan biasa, melainkan simbol ketekunan dan kerja sama yang diwariskan dari generasi ke generasi. Melalui tangan-tangan terampil masyarakat, warisan ini diharapkan terus hidup dan membawa manfaat bagi banyak orang, sekaligus menjadi kebanggaan yang tak ternilai bagi Desa Cokundul dan sekitarnya.
Admin
TokoKU-KopontrenNIBI
Komentar
Posting Komentar